CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »
Powered By Blogger

Welcomee .. to My bloG

ini bukan blog biasa ..
di larang ketawa ..

( hahahaha .. )

dodol ..
Tampilkan postingan dengan label Death Note. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Death Note. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 April 2009

death note ( anime version )


Death Note (anime version)
April 25, 2008

Death Note Anime

Gw lagi menggandrungi serial anime ini… Halah! Bahasanya menggandrungi. Huehehe

Pertama baca reviewnya di animonster (yang gw beli cuma karena ada hadiah buklet tribute to L’Arc), kayanya keren nih anime. Gw cari komiknya di tempat penyewaan komik di deket kosan, ternyata baru ada 6 yang katanya tamat ampe volume 12. Mba mega nawarin filmnya, dia ngasi 2 the movie-nya… Seru. Ceritanya aneh tapi agak beda ama komik dan animenya sih. Dan akhirnya gw menemukan website yang bisa download full episode anime-nya. Mhuahahaha… Pembajakan besar-besaran… Dan akhirnya gw telah selesai menghabiskan ke-37 episodenya… Mhuahahaha… Heup!

Ceritanya sendiri beginih:

Yagami Light adalah murid pandai yang mengalami kejenuhan karena menurutnya terlalu banyak orang yang ga berguna di dunia ini dan pantas mati, nemuin buku Death Note di tengah jalan dengan sejumlah peraturan yang bilang kalo buku itu bisa membunuh manusia kalo ditulis namanya sambil membayangkan wajahnya. Light memutuskan menggunakan Death Note untuk membunuh para penjahat di dunia ini demi terwujudnya dunia baru yang hanya dipenuhi orang-orang baik dengan dirinya sebagai Tuhan. Lima hari setelah Light memiliki Death Note, muncul Shinigami Ryuk yang tertarik dengan tujuan Light dan mengikuti Light untuk melihat apa yang akan terjadi di dunia manusia tanpa memihak pada siapa pun dan akhirnya betah di dunia manusia karena menurutnya apel dunia manusia enak banged!

Sementara itu, dunia internasional heboh dengan banyaknya kematian misterius para penjahat dikarenakan serangan jantung. Oiyah, kalo ngga menuliskan penyebab kematian setelah menulis nama maka orang tsb akan mati karena serangan jantung. Light sengaja membiarkan semua penjahat yang dia bunuh karena serangan jantung, biar dunia tau dan merasa bahwa hukuman Tuhan telah datang untuk mereka yang jahat. Pengen eksis juga nih si Light. Huehehe…

Lanjut. L adalah detektif terkenal yang tidak pernah diketahui rupa dan nama aslinya. Tapi kemampuannya untuk menyelesaikan kasus-kasus rumit di dunia udah terbukti. Tanpa diminta ternyata L udah turun tangan langsung menangani kasus ini. Oiyah, ayah Light, Yagami Souichirou, ternyata adalah kepala penyelidikan kasus ini, dan akhirnya bekerja sama dengan L untuk memecahkan kasus ini dengan 4 orang polisi lainnya yang tersisa. Edan pinternya si Light ini, dia malah ikut ngebantuin penyelidikan kasus Kira (panggilan masyarakat untuk sang pembunuh penjahat) walaupun sebenernya L mencurigai Light adalah Kira tapi belum menemukan bukti.

Jadi sebenernya ini adalah pertarungan Light dan L. L nyari bukti kalo Light itu Kira, Light nyari tahu nama asli L biar bisa ngebunuh L. Mereka duduk di ruangan yang sama untuk menyelidiki kasus Kira, tapi yang terjadi sebenarnya adalah mereka saling menyelidiki satu sama lain…

Trus muncul Amane Misa, Kira kedua, yang lebih hebat dari Kira karena dia memiliki mata shinigami, yang dengan melihat wajah korban aja dia udah tau nama korban. Misa ini akhirnya jatuh cinta kepada Light dan mau melakukan apa saja demi Light walopun itu hanya dimanfaatkan Light untuk mencapai tujuannya menciptakan dunia baru tanpa penjahat. Misa ini diikuti shinigami Rem yang sangat menyayanginya.

Ngga mengejutkan sih kalo pada akhirnya Light melenceng dari tujuan utamanya, menciptakan dunia baru tanpa penjahat, tapi dia malah ngebunuhin (juga) mereka yang hampir tau kalo Kira itu Light, orang-orang yang sebenernya ga bersalah dan ga jahat.

Kata-kata yang gw suka, diucapin ama Yagami Souchirou (di episode 10):

“Kira is evil, there’s no denying that.

But lately I’ve been starting to think of it more like this.

The real evil is the power to kill people.

Someone who finds himself with that power is cursed.

No matter how you use it, anything obtained by killing people can never bring true happiness.”

Manusia ga punya kekuasaan untuk men-judge seseorang itu pantes idup atau ngga. Cuma Tuhan Sang Pencipta- lah yang berhak. Jadi, segimana kita benci, sebel ngeliat kelakuan orang laen yang ga bener, ya kita tetep ga punya urusan ama idup matinya dia. Harusnya juga, kita mengajak dia kepada kebaikan kan kalo emang pengen menciptakan dunia yang damai?! Dimulai dari diri sendiri aja dulu…

Endingnya, bisa ditebak lah. Kebenaran selalu menang, walopun selalu mendatangkan pengorbanan yaitu matinya L, dan digantikan penerusnya Near dan Mello yang bekerja sendiri-sendiri. Oiyah, Yagami Souchirou juga mati. Makin lama makin kerasa kalo Light tuh pembunuh berdarah dingin, yang dengan gampangnya memutuskan untuk membunuh orang, walopun orang itu bukan orang jahat. Bahkan dia pernah mempertimbangkan untuk ngebunuh adiknya sendiri loh waktu adiknya diculik ama mereka yang menginginkan Death Note. Jahat yah?!

Yang bikin lucu dari film yang “cukup” serius ini adalah karakter protagonisnya yang aneh. L suka banget ama makanan-makanan manis dan duduk dengan kaki yang juga naek ke tempat duduk, kesannya ga sopan. Malah pernah diliatin mereka lagi ngebahas kasus Kira sambil makan es krim… Ck ck ck… Kalo Near beda lagi, dia suka maen puzzle, tapi di akhir-akhir episode dia suka banget maen boneka-bonekaan gituh. Oiyah, dan suka maenin rambutnya juga. Halahhh!! Mello malah suka banget makan coklat. Mungkin maksudnya biar kita jangan langsung men-judge orang dari penampilan luarnya kali yah. Orang yang ganteng, pinter dan keliatan baik belum tentu dia orang baik-baik. Juga, orang yang keliatan slengean belum tentu juga dia orang yang ga bener… Hmmm…

Jadi menurut gw, pesan dari film ini adalah jangan sembarangan ngambil buku yang jatuh di tengah jalan. Huehehe…

Selasa, 07 April 2009

versi death note

Sekilas tentang Death Note versi Komik

Death Note berkisar pada petualangan dan taktik Raito dalam menghadapi pihak hitam dan putih. Pihak hitam adalah para penjahat, pihak putih adalah para penegak hukum.

Raito mencoba menjadi penegak hukum dengan satu hukuman bagi para pelanggarnya: MATI. Raito bukanlah pembunuh ala ninja apalagi Rambo. Yang ia perlukan untuk membunuh para penjahat hanyalah nama lengkap penjahat beserta wajahnya. Lalu, ia cukup menuliskan nama mereka sambil membayangkan wajah masing-masing orang.

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Film Ke-Dua

Death Note: The Last Name, adalah film kedua dari komik sukses ini. Akan diputar berturut-turut di jepang, Hong Kong, dan Taiwan, mulai tanggal 3 November 2006.

Pembukaan dilakukan di Hong Kong pada tanggal 28 Oktober 2006. Nantinya pembukaan dihadiri oleh sutradara Shusuke Kaneko dan pemeran utama Fujiwara Tatsuya, Matsuyama Kenichi, dan Toda Erika.

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Di Balik Film

Baru-baru ini, ilustrator komik Death Note, Obata Takeshi ditangkap karena membawa senjata tersembunyi dan sinematografi Takase Hiroshi, tiba-tiba meninggal dunia. Meskipun demikian, produksi film tetap berjalan seperti biasa.

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
(tkz)

shinigami

(malaikat kematian, reaper) ke dunia manusia, di mana bila nama seseorang
ditulis dalam buku tersebut, maka orang itu akan segera meninggal. Buku ini
kemudian ditemukan oleh Yagami Raito (Light Yagami), seorang
siswa jenius anak seorang inspector kepolisian jepang. Awalnya Raito tidak
percaya dengan kekuatan Death Note tersebut, namun setelah ia coba dan
berhasil, ia mulai percaya. Ditambah lagi dengan kemunculan Ryukk yang akan
selalu mengikuti orang yang menemukan Death Note-nya. Dengan
kejeniusannya, Raito kemudian berencana menggunakan buku tersebut untuk
menciptakan dunia baru yang bersih dari kejahatan (utopia) dengan dirinya
sebagai dewa.
Raito kemudian mendapatkan data para kriminal dari televisi dan dari
database kepolisian pusat. Ke semua kriminal tersebut dibunuhnya dengan
menggunakan Death Note. Kematian para kriminal yang tidak wajar dan
dalam waktu yang hampir bersamaan ini membuat masyarakat dan pihak kepolisian
merasa kejadian ini bukanlah terjadi secara kebetulan. Meskipun terdengar tidak
masuk akal, pihak kepolisian mulai merasa ada seseorang di balik semua kejadian
yang menimpa para kriminal tersebut. Raito yang menggunakan kekuatan Death
Note kini disebut sebagai Kira (Killer dalam dialek jepang) dan
dianggap sebagai dewa oleh orang-orang yang pro dengan tindakan Raito tersebut.
Polisi kemudian meminta bantuan kepada seorang detektif bertaraf
International yang wajahnya tak pernah kelihatan sebelumnya. Detektif tersebut
menyebut dirinya dengan sebutan L. Dengan menjebak Raito, L mulai
menyadari kalau Kira (Raito) dapat membunuh seseorang dalam jarak jauh meskipun
tanpa menyentuhnya sedikit pun.
Menyadari kalau ia telah dijebak, Raito mulai menyatakan perang pada L.
Dimulailah perang analisis dan psichology antara dua orang jenius, L dan Raito.

death note

Bagi penggemar manga, judul di atas pasti nggak asing lagi. Yupe, Death Note adalah salah satu karya Takeshi Obata dan sudah tamat sampai volume 12 (Tapi di Indo baru terbit). Manga ini menceritakan tentang seorang Yagami Raito (Versi kerennya: Light) yang mempunyai buku catatan mematikan yang disebut Death Note (Jepang: Desu Noto). Dengan Death Note yang ia punya, ia bisa membunuh siapapun hanya dengan menulis nama orang ke buku itu, dan beberapa detik kemudian orang itu akan mati (Serangan jantung, lah. Tabrakan, lah. Terserah). Selain itu Raito juga bisa berkomunikasi dengan Shinigami yang memiliki Death Note tersebut.

Dari manga yang fenomenal ini, dibuat adaptasi film layar lebar versi manusia (Jepang: Dorama) yang dibagi menjadi dua seri. Nah, Death Note: The Last Name ini merupakan seri terakhir dari dua filmnya. Setelah beberapa lama menunggu, aku jadi nonton nih movie (hahaha, akhirnya….). Dan aku nggak sabar memberi komentar:

Pertama, yang paling kelihatan itu sedikin penggubahan script dari Death Note versi manga. Yah, okelah. Kira the 3rd-nya diperanin cewek. Tapi mana Near dan Mello? Terus mana si Mikami Teru? Oooh, padahal udah nggak sabar liat pemerannya….

Terus kenapa si L nggak mati waktu Remu nulis di Death Note-nya? Maksudku, pas itu aku udah yakin kalo dia mati, ehh ternyata muncul lagi di akhir-akhir. Jadi dia yang menggantikan peran Near, ya… Boleh, boleh… Terus apa maksudnya pas terakhir dia ngomong sama ayahnya Raito? ”Sayonara, Yagami-san. Arigato Gozaimasu,” terus coklatnya jatuh dan dia nggak bergerak lagi. Apa dia mati? Kenapa matinya? Nggak jelas….

Tapi…. dibalik improvisasi itu semua, adaptasi film ini tetep superbagus kok. (Terlepas dari pemeran Raitonya yang kurang memuaskan, yaa) Tetep membawa nuansa dark-nya Death Note versi manga. Apalagi pemerannya L itu meyakinkan banget. Gokil amat si tuh orang! Aku suka banget adegan pas dia make topeng buat nyembunyiin identitasnya (LOL). Terus selain itu tentang kegemarannya selain memecahkan kasus: MAKAN. Wakakakaka, nggak kebayang enaknya jadi pemeran L. Soalnya di mana ada L, di sana ada makanan! Waah, pasti abis syuting beratnya naik lima belas kilo….

Terus…. apa yaa? Baru sekali tadi nonton, sih. Lagian aku liat yang nggak ada subtittle-nya. Jadi mengandalkan ingatan (versi manga Death Note) buat menerjemahkan apa yang terjadi. Oh, iya. Ending soundtrack-nya keren, bok! Benar-benar berjiwa Death Note (?).

Nah, bagi yang belum nonton, cepetan nonton! Meskipun udah namatin manganya, tapi nggak lengkap kalo belum liat doramanya. Dan bagi temen-temen yang belum pernah tahu apa itu Death Note, tonton aja nggak papa. Nyambung kok. (Tapi liatnya dari seri pertama, kekeke). Lagian nonton film ini bisa membantu kita buat mengerti garis besar cerita Death Note versi manga, yang baru-baru aja diterbitkan di Indonesia. Waaaaa, nggak sabaaaar!

Death Note adalah judul sebuah serial manga Jepang yang ditulis oleh Tsugumi Ohba dan ilustrasi oleh Takeshi Obata. Manga ini menceritakan tentang Light Yagami, seorang siswa jenius yang secara kebetulan menemukan “Death Note” milik shinigami (dewa kematian). Direalisasikan di majalah Shonen Jump dari Januari 2004 hingga Mei 2006 dengan total 108 bab. Versi tankoubonnya terbit sebanyak 12 jilid dan 1 jilid spesial yang berjudul How to Read 13 yang berisi tentang penjelasan dan profile tentang Death Note
Cerita Death Note berawal ketika Light Yagami menemukan sebuah buku yang ternyata milik Shinigami (Dewa Kematian) bernama Ryuk (Ryuku). Di dalam Death Note milik Ryuk, terdapat cara menggunakan Death Note yang ditulis olehnya sendiri. Death Note ini kemudian digunakan untuk mewujudkan idealismenya yaitu untuk menciptakan dunia baru yang bersih dari kejahatan, dengan dirinya sebagai Dewa.

Kemudian Death Note ini dia gunakan untuk membunuh para kriminal. Mendapatkan data para kriminal dari televisi maupun mencuri data kepolisian pusat (ayahnya, Shoichiro Yagami adalah seorang polisi). Ternyata tindakannya ini mengundang berbagai reaksi, baik dari masyarakat, para petinggi Jepang, bahkan dari para petinggi internasional. Kebanyakan masyarakat setuju dengan tindakan pembersihan dunia itu, namun para petinggi tidak menyetujuinya karena tindakan tersebut bertentangan dengan Hak Asasi Manusia.

Tidak hanya itu hambatan yang ditemui Raito (yang dijuluki KIRA, sebutan untuk Killer dalam dialek Jepang) untuk mewujudkan dunia yang bersih, dia juga harus berhadapan dengan L yang selanjutnya dikenal dengan nama Ryuzaki (nama asli L adalah L Lawliet). L adalah seorang detektif profesional muda bertaraf internasional yang hanya bergerak di belakang layar. Setelah bertemu L Lawliet, jalan cerita "Death Note" menjadi semakin menarik (ditambah dengan munculnya Kira Kedua dan sebagainya, dalam versi anime dan manganya).

Death Note The Last Name menceritakan tentang Kira Kedua yaitu seorang artis yang baru naik daun bernama Misa Amane, diceritakan juga asal usul mengapa Misa memiliki buku Death Note yang kedua. Misa memiliki buku death Note yang kedua karena dewa kematian yang selalu menjaga Misa (bernama Jealous) mati untuk menyelamatkan Misa yang akan dibunuh oleh seorang penjahat. Jelaous memperpanjang umur Misa, namun dengan begitu maka Jealous hancur menjadi pasir. Jealous kemudian meminta sahabatnya yang juga dewa kematian bernama Rem, Rem kemudian menjaga Misa dan mengajarkan bagaimana cara menggunakan Death Note. Misa yang telah kehilangan seluruh keluarganya karena dibunuh oleh seorang perampok. Misa yang melihat wajah pembunuh itu kemudian melaporkan pembunuh itu, namun karena kesaksian Misa tidak cukup kuat, maka pencuri itu kemudian dibebaskan. Misa yang sedih berlarut-larut dalam kesedihannya kemudian melihat berita bahwa pencuri itu telah mati karena serangan jantung. Misa Amane kemudian sangat memuji KIRA.

Light Yagami kemudian dicurigai oleh L sebagai Kira. Saat sedang diinterogasi dalam Markas Besar L, ternyata Kira Kedua beraksi dengan 'mata'-nya. Kira Kedua membunuh semua yang menentang KIRA. Kira Kedua memberikan sebuah rekaman suara yang menginginkan agar semua orang menyetujui kira yang dikirimkan ke Sakura TV. Kemudian datanglah Ayah Light (Shoichiro Yagami) ke stasiun TV itu. Di Stasiun TV sakura, Shoichiro kemudian memaksa Produser Sakura TV untuk menghentikan acara itu, karena ditodong pistol, produser itupun kemudian terpaksa menghentikan acara tersebut.

Khawatir akan Kira I dan Kira Kedua bertemu, L memerintahkan untuk membuat rekaman suara yang isinya adalah untuk agar Kira Kedua menyerahkan diri sebelum bertemu dengan Kira I. Tanpa disangka-sangka, ternyata Kira Kedua, Misa Amane telah jatuh cinta kepada Light (Kira I). Misa kemudian mendatangi rumah Light dan menyerahkan Death Notenya. Misa meminta agar Light menjadi kekasihnya.

L menemui Light di kampusnya sambil menanyakan kedatangan Misa kerumahnya kemarin malam. Ryuzaki yang memakai topeng kemudian bertemu dengan Misa Amane. Misa kemudian membaca nama asli Ryuzaki. Misa kemudian dirubungi oleh para Fansnya di kampus Light dan menyatakan bahwa Light adalah kekasih Misa. Dikerumunan itu, Ryuzaki mengambil Handphone Misa. Ketika Misa dan Ryuzaki pergi, Light menelepon Misa yang kemudian diangkat oleh Ryuzaki. Dilain sisi, Misa sudah diamankan oleh polisi anak buah Ryuzaki.

Misa dipaksa untuk mengatakan apakah dia adalah kira dan siapakah kira I, namun karena cintanya kepada Light Yagami, dia tetap diam. Misa kemudian meminta Rem menghapus memori tentang death note dari pada dia harus mengatakan Light adalah Kira I. Rem kemudian mendatangi Light dan mengancam akan membunuh Light jika sesuatu terjadi kepada Misa. Light kemudian menyembunyikan Death Note yang dimilikinya dan menyuruh Rem untuk mencari pemilik Death Note baru, Rem yang ingin Misa selamat kemudian menyetujui Light dan pergi mencari orang untuk menjadi Kira III.

Rem kemudian menyerahkan Death Note-nya kepada seorang gadis di Sakura TV bernama Yamada. Yamada kemudian membunuhi para penjahat dan menyiarkan di TV untuk Mensuport Kira. Misa yang telah kehilangan ingatannya kemudian mulai berbicara tentang Light, namun hanya mengatakan tentang masa pacaran dan bertemunya di Sakura TV. Lightpun kemudian menghilangkan ingatannya, Light dan Misa kemudian dibebaskan. Light yang kehilangan ingatannya tentang Death Note kemudian membantu Ryuzaki untuk mencari Kira III. Dengan bantuan Light, kemudian Kira III ditemukan dan dijebak dengan ancaman bahwa video pengintai kamarnya akan diberitahukan kepada seluruh dunia. Takut akan ancaman tersebut, Yamada kemudian nekat untuk menuliskan nama orang yang akan menyiarkan videonya didalam Death Note. Yamada yang mengetahui bahwa dia tak bisa membunuh orang itu kemudian datang ke Sakura TV. Disana semua agen polisi, Ryuzaki dan Light memegang buku itu dan dapat melihat Rem. Light yang menyentuh Death Note itu kemudian mengingat masa lalunya bersama Death Note. Light yang sudah ingat kemudian menuliskan nama Yamada dibalik jam tangannya dimana dia menaruh secarik kertas dari death note. Kematian Yamada kemudian menjadi misteri.

Light yang sudah mengingat kembali masa lalunya bersama Death Note kemudian menyuruh Misa yang telah dibebaskan untuk mengambil Death Note-nya yang dia sembunyikan dahulu. Misa yang menemukan Death Note itu kemudian mengingat lagi masa lalunya dan dapat melihat Ryukk (Dewa Kematian Death Note). Misa kemudian mulai membunuhi orang-orang lagi. Ryuzaki kemudian mengundang Misa ke Markas Besar, saat itu, dia juga menyuruh Soichiro Yagami untuk menyerahkan Death Note yang ada di markas besar ke FBI. Light kemudian menyuruh Rem untuk mengisi nama pengawal yang mengantar Misa didalam Death Note, dengan begitu Rem akan mati. Rem kemudian hancur berubah menjadi pasir. Ryuzaki yang merencanakan jika dia mati, maka pengawal yang mengantar Misa akan meledak untuk menghancurkan Death Note mengalami kegagalan. Pengawal itu mati dan Ryuzakipun mati. Misa kemudian bertemu dengan Light di Lobi. Disana, Light menuliskan nama ayahnya untuk menyerahkan Death Note, ayahnya kemudian kembali ke markas, ternyata Death Note yang ada di tangan Misa adalah palsu. Light menyangka bahwa Misa mengkhianatinya.

Ryuzaki kemudian turun dari tangga sambil memperlihatkan death note-nya. Disana dia sendiri telah menuliskan namanya. Light yang terdesak kemudian berusaha untuk mengambil potongan kertas Death Note yang diselipkan di jam tangannya, saat hendak mengeluarkannya, kemudian jam itupun ditembak oleh salah seorang personil polisi, bernama Tota Matsuda. Saat Light mencoba untuk mengambilnya, Matsuda kemudian menembak kaki Light. Light yang tersudut kemudian meminta Ryuk untuk menuliskan nama semua orang yang ada ditempat itu untuk dibunuh.

Tanpa disangka ternyata Ryuk justru menuliskan nama Light Yagami, Light kemudian mati karena serangan jantung. Death Note kemudian dihancurkan. Ryuzaki yang menunggu kematiannya kemudian mati dengan tenang.


Dalam versi layar lebarnya, tokoh Raito Yagami diperankan oleh aktor muda Tatsuya Fujiwara, sedangkan tokoh L diperankan oleh Kenichi Matsuyama.